Dunia teknologi informasi berkembang dengan kecepatan yang melampaui imajinasi generasi terdahulu. Hadirnya kecerdasan buatan (Artificial Intelligence) seperti LLM dan tool auto-generation telah mengubah cara kita menyelesaikan baris kode pemrograman. Di laboratorium RPL SMK Muhammadiyah 2 Semarang, kami diajarkan bahwa kode yang baik bukan hanya tentang efisiensi algoritma, tetapi juga tentang kejujuran dan tanggung jawab karya.
Kecerdasan buatan selayaknya menjadi katalisator inovasi, bukan substitusi daya pikir. Ketika seorang pelajar vokasi menyerahkan seluruh proses logika koding kepada AI tanpa memahami arsitekturnya, sesungguhnya ia sedang mengikis kapabilitas kognitifnya sendiri. Lebih dari itu, nilai-nilai kemuhammadiyahan mengajarkan kita tentang sidq (kejujuran) dan amanah.
Mari jadikan teknologi sebagai wasilah (sarana) untuk menegakkan amal saleh digital, melahirkan aplikasi yang mempermudah kehidupan umat, serta menjaga orisinalitas ide sebagai marwah seorang insan pembelajar sejati.
Fajar Pratama (XII RPL 1)
Ketua Bidang PIP PR IPM SMK Muh 2 • Aktif berkontribusi dalam gerakan literasi dan publikasi mading digital persyarikatan Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM).